Blakasuta News Sempor,Kebumen, rabu pagi 9 Juli 2025,Di tengah hiruk pikuk Pasar Wonokriyo Gombong, Kebumen, sosok Sugiri bukan lagi nama asing. Setiap pagi buta, pria asal Desa Semali, Kecamatan Sempor, Kebumen, ini setia menggelar lapaknya yang penuh dengan ikan bandeng segar dan telur asin berkualitas. Lebih dari sekadar berjualan, kisah Sugiri adalah cerminan kegigihan, dedikasi, dan semangat wirausaha yang patut diacungi jempol.
Sejak lama, Sugiri telah mendedikasikan hidupnya pada profesi pedagang. Dengan pengalaman bertahun-tahun, ia berhasil membangun basis pelanggan yang kuat, mulai dari pedagang keliling hingga masyarakat umum yang rutin berbelanja di Pasar Wonokriyo. Kualitas dagangannya yang selalu terjaga dan keramahannya menjadi kunci utama keberhasilan Sugiri dalam mempertahankan loyalitas pelanggannya.
"Ini sudah jadi rutinitas saya setiap hari. Bangun sebelum subuh, menyiapkan semuanya, lalu berangkat ke pasar," ujar Sugiri dengan senyum ramah. "Alhamdulillah, sudah banyak pelanggan yang percaya dengan dagangan saya."
Namun, kesibukan Sugiri tidak berakhir begitu saja setelah pasar bubar.
Sesampainya di rumah, ia langsung beralih ke persiapan untuk dagangan esok hari. Bersama sang istri, saudara, dan bahkan tetangga, Sugiri dengan telaten mengolah ikan bandeng menjadi aneka sajian lezat dan memproduksi telur asin khasnya. Proses ini tidak hanya menunjukkan kerja kerasnya, tetapi juga semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi di lingkungannya.
Kisah Sugiri adalah bukti nyata bahwa dengan ketekunan dan semangat pantang menyerah, profesi tradisional pun bisa menjadi sumber penghidupan yang mapan dan membanggakan.
Kehadirannya di Pasar Wonokriyo bukan hanya mengisi kebutuhan masyarakat akan produk ikan bandeng dan telur asin berkualitas, tetapi juga menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya kegigihan dalam meraih kesuksesan.
Reporter - Blakasuta News


